Serat jalma laksita / Sang Mangungsed Dwistha Pengarang text Solo : Boekhandel M. Tanojo, 1924 | Teks beraksara Jawa Manusia diberikan akal dan budi yang dapat menuntunnya menuju keutamaan hidup. Dalam menjalani hidupnya, terdapat nasehat para leluhur tentang makna kehidupan yang sangat dalam sehingga menjadi obor yang membimbing manusia menuju ketenteraman budi. Nasehat yang pertama manusia harus memahami bahwa zaman senantiasa berubah dan bukan namanya hidup jika tanpa cobaan, maka dari itu hal yang perlu dilakukan adalah selalu berjaga-jaga, berusaha, bekerja. Untuk menyikapi hal tersebut perlu membentuk sikap tabah menerima bahwa cobaan semata-mata adalah langkah menuju kesempurnaan hidup itu sendiri. Melalui sikap menerima inilah yang akan menumbuhkan rasa belas kasih kepada sesama. Nasehat yang kedua adalah : Berbelas kasihlah kepada semua orang tanpa melihat status sosialnya dan tanpa mengharapkan imbalan. Mereka yang melakukan nasehat tersebut adalah manusia yang dapat menciptakan kedamaian hidup. Filsafat Kehidupan