Serat Dwidasa Puspa text Surakarta : Toko Buku Trimurti, 1856 Alam selalu mengajarkan kebaikan pada manusia khususnya manusia yang memiliki niat belajar dari apa yang sudah diberikan oleh alam sehingga menjadi pengingat manusia dalam bersikap baik atau buruk. Salah satu keindahan alam adalah keanekaragaman bunga, dengan berbagai bentuk dan warnanya. Dari berbagai jenis bunga yang ada dapat digunakan sebagai perumpamaan baik dan buruknya sifat manusia. Dalam serat ini pengetahuan tersebut disajikan dalam bentuk tembang tentang 20 jenis bunga dengan berbagai irama. Salah satu contoh sikap buruk manusia diumpakan seperti bunga cemara, yang nampak seperti ekor tikus, seumpama manusia bercela yang selalu mencari alasan untuk menutupi kesalahannya. Sedangkan sikap baik diumpamakan seperti bunga asam, yang rimbun berwarna kuning, seumpama manusia yang menata budi demi kesejahteraan. Melalui tembang tersebut, manusia diharapkan selalu ‘eling’ dalam menjalani kehidupan. Dalam Bentuk Aksara Jawa Alam selalu mengajarkan kebaikan pada manusia khususnya manusia yang memiliki niat belajar dari apa yang sudah diberikan oleh alam sehingga menjadi pengingat manusia dalam bersikap baik atau buruk. Salah satu keindahan alam adalah keanekaragaman bunga, dengan berbagai bentuk dan warnanya. Dari berbagai jenis bunga yang ada dapat digunakan sebagai perumpamaan baik dan buruknya sifat manusia. Dalam serat ini pengetahuan tersebut disajikan dalam bentuk tembang tentang 20 jenis bunga dengan berbagai irama. Salah satu contoh sikap buruk manusia diumpakan seperti bunga cemara, yang nampak seperti ekor tikus, seumpama manusia bercela yang selalu mencari alasan untuk menutupi kesalahannya. Sedangkan sikap baik diumpamakan seperti bunga asam, yang rimbun berwarna kuning, seumpama manusia yang menata budi demi kesejahteraan. Melalui tembang tersebut, manusia diharapkan selalu ‘eling’ dalam menjalani kehidupan. Lagu Daerah-- Lagu Jawa