01863 2200289 4500001002100000005001700021008004100038020001800079035002400097040001200121082001100133084001700144090002100161100001800182245005500200250001100255260003200266300003600298500002700334520112800361650001101489700001001500850001201510990001701522990001701539990001701556INLIS00000000000031620170103093928.0  a979-383-038-7 0010-101400000000211 aYOPDYOG a791.53 a791.53 Akb M aCoE 791.53 Akb M aAKBAR KAELOLA aMengenal tokoh wayang Mahabharatac/ Akbar Kaelola aCet. 1 aYogyakartabCakrawalac2010 avi, 361 hlm.b: ilus. ;c23 cm. aBibliografi : hlm. 361 aMahabharata adalah sebuah cerita kepahlawanan (wiracarita), yang mengandung nilai-nilai luhur tentang kehidupan. Mitologi ini mengisahkan konflik antara pandawa dengan korawa, mengenai sengketa hak pemerintahan tanah negara Astina yang kemudian mencapai puncak dengan berkobarnya perang Bharatayuddha di medan kurusetra yang berlangsung selama delapan belas hari. Mahakarya yang dianggap suci oleh pemeluk agama hindu ini berkembang dan disalin dalam berbagai bahasa di dunia. Kisah ini juga banyak memberikan inspirasi bagi berbagai bentuk budaya dan seni pengungkapan, terutama tokoh yang bermain di dalamnya. Penokohan-penokohan yang muncul merupakan simbolisasi tentang perwatakan manusia dalam kehidupan nyata. Pandawa dan kurawa merupakan dua kelompok dengan sifat yang berbeda namun berasal dari leluhur yang sama, yaitu kuru dan Bharata. Pandawa yang diibaratkan sebagai kelompok yang mewakili sisi kebaikan dan kebajikan tercermin dalam tindak-tanduk Yudistira, Bima, Arjuna, serta nakula dan Sadewa. Sedangkan kurawa diibaratkan sebagai sebagai tokoh antagonis tercermin dalam tokoh sang Duryudana dan 99 adiknya. aWayang aLucky aYOPDYOG a2588-PD/B.14 a2589-PD/B.14 a2590-PD/B.14